Month: March 2020

CitraRaya City Berkomitmen Menjalankan Protokol Mitigasi Covid19

Coronavirus atau novel coronavirus 2019 (2019-nCoV), sudah menyerang di berbagai negara dengan jumlah orang yang terinfeksi ratusanribu sampai saat ini(23 Maret 2020), CitraRaya City Jambi berkomitmen dalam menjalankan protokol mitigasi COVID 19, upaya ini dilakukan agar mengurangi kemungkinan menambah orang yang akan terjakit oleh COVID 19 ini.

CitraRaya City melakukan beberapa protokol bagi karyawan yang akan masuk kantor dan termasuk pada konsumen yang datang ke City Marketing Office, berikut protokol yang dijalankan :
1. Pemeriksaan suhu tubuh maksimal 37.5 C
2. Mengganti jabat tangan dengan salam namaste.
3. Mencuci tangan secara ruting dengan sabun.
4. Gunakan tangan atau tissue untuk menutup hidung dan mulut saat bersin dan batuk
5. Hindari menyentuh mata, mulut, dan hidung secara langsung.

 

Selain itu kita juga harus ikut serta melakukan langkah-langkah pencegahan untuk diri sendiri dan keluarga, berikut ini beberapa upaca pencegahan yang dapat kita lakukan :

Mari bersama mewujudkan perilaku hidup sehat dan bersih, bersama melawan COVID 19. Kita sebaiknya tetap tenang dan tidak panik, namun tetaplah waspada terutama bila anda/ salah satu anggota keluarga anda mengalami gejala serupa, sebaiknya segera konsultasi kedokter Spesialis Paru pemeriksaan lebih lanjut atau bisa hubungi layanan IGD/Emergency di Hotline RSUD Raden Mattaher Jambi di 0741- 61692 / 61694

Antisipasi Pencegahan Virus Corona Pada Diri Sendiri

Penyebaran virus corona menjadi perhatian banyak orang, termasuk di Indonesia. Ketika 2 WNI positif terinfeksi virus corona, masyarakat berbondong-bondong untuk membeli masker dan hand sanitizer. Namun, apakah masker dan hand sanitizer dapat melindungi masyarakat dari virus ini?

WHO menyarankan langkah perlindungan dasar terhadap virus corona. Langkah pertama yang disarankan adalah mencuci tangan sesering mungkin. Langkah ini disarankan karena mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh akan membunuh virus yang mungkin ada di tangan. Pemerintah Indonesia pun dari kementerian kesehatan mentarankan jaga diri dari virus corona dengan GERMAS(Gerakan Masyarakan Sehat)

Berikut tata cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO:

1. Tuang sabun pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar.
2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian
3. Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih
4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci
5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian
6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan

Jika dalam kondisi tertentu, tidak ada air dan sabun atau tidak dapat menggunakan air dan sabun untuk membersihkan tangan, solusi lainnya adalah gunakan hand sanitizer.

 

Waspada Virus Corona

#SmartCustomer sudah tau maraknya informasi mengenai korban jiwa yang berjatuhan akibat epidemik Virus Corona?

Dikutip dari website Kementrian Kesehatan Sejak 30 Desember 2019 sampai 17 Maret 2020 pukul 08.00 WIB terdapat 1230 jumlah orang di periksa dengan hasil pemeriksaan yaitu 1083 orang negatif, 13 orang dalam proses pemeriksaan, 134 orang positif COVID-19, 8 orang sembuh dan 5 orang meninggal

Novel Coronavirus (2019-nCoV) adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan yang merupakan keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS.

Pneumonia sendiri adalah infeksi atau peradangan akut dijaringan paru yang disebabkan oleh berbagai penyebab seperti bakteri, virus, parasite dan jamur. Pneumonia tersebut dapat menyerang siapa saja, baik balita, anak-anak, remaja, dewasa muda, dan lanjut usia dengan berbagai gejala seperti batuk, produksi dahak yang berlebih, pilek, demam, sakit tenggorokan,  sesak sulit bernapas dan diare. Terkait pencegahan pneumonia yang sedang outbreak saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah kasus ini karena pneumonia pada kasus outbreak saat ini disebabkan oleh coronavirus jenis baru.

Menyikapi merebaknya kasus pneumonia berat akibat Novel Coronavirus (2019-nCoV) tersebut, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyarankan beberapa hal upaya pencegahan untuk waspada corona virus, antara lain :

  1. Mencuci tangan secara teratur dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan alcohol 70-80% handrub.
  2. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut apabila belum mencuci tangandengan sabun atau handrub.
  3. Mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh daging. Memasak daging secara matang sempurna.
  4. Gunakan masker dengan benar ketika memiliki gejala batuk / pilek.
  5. Menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika bersin atau batuk. Segera buang tisu ke tempat sampah.
  6. Konsumsi gizi seimbang dengan konsumsi buah dan sayur
  7. Ketika memiliki gejala batuk, pilek dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan

Ayo #SmartCustomer mari kita lakukan proteksi diri dengan mengenali gejala dan upaya pencegahan. Kita harus tetap tenang dan tidak panic namum tetap waspada, jangan lupa sampaikan informasi ini kepada orang-orang yang kita sayangi.

Prioritaskan Keselamatan & Kesehatan Pekerja

Tim yang kuat menjadi sebuah pilar utama keberhasilan pembangunan sebuah proyek berkualitas. Untuk itu, kesehatan, keselamatan serta dukungan lingkungan sehat para pekerja saat melakukan pekerjaannya selama berbulan – bulan haruslah mendapat perhatian khusus. Budaya inilah yang terus dikembangkan saat membangun kawasan CitraRaya City Jambi.

Beberapa kejadian yang sering kita lihat di sebuah berita saat seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja sangat memprihatinkan. Bahkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat angka kecelakaan kerja di Indonesia cenderung terus meningkat. Inilah yang menjadi konsentrasi pihak pengembang Ciputra Group untuk memberikan apresiasi terhadap tim pekerja dalam proses pembangunan sebuah proyek.

Dan menyadari tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia yang cenderung terus meningkat, sejak tahun 2015 Ciputra Group melembagakan pelaksanaan Health, Safety, and Environment Management (HSE) sebagai budaya kerja yang berkesinambungan dalam lingkup kerja proyek residensial PT. Ciputra Residence, para kontraktor serta seluruh mitra kerja strategis untuk mencapai target zero accident dan zero loss time injury.

MENUMBUHKAN BUDAYA HSE DI CITRARAYA CITY

Kawasan hunian CitraRaya City Jambi yang merupakan anak bagian dari proyek Ciputra Group, telah menumbuhkan dan memastikan budaya kesehatan dan keselamatan kerja dapat terjamin keberlangsungannya, khususnya di proyek Jambi.

Penerapan budaya Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3) PT. Ciputra Residence di kawasan ini terbilang berhasil menekan angka kecelakaan dari tahun ke tahun. Berita bagusnya, di bulan November, CitraRaya City Jambi berhasil mencapai zero accident yang mana pencapaian ini diapresiasi oleh PT. Ciputra Residence melalui penghargaan HSE AWARD ke 5 yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1, Jakarta.

Penghargaan tersebut berhasil diraih dan dicapai melalui sebuah proses yang membutuhkan kedisiplinan dengan melakukan penerapan budaya K3 di proyek secara berkala, seperti HSE Introduction, tentang pengenalan dasar-dasar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada karyawan maupun para kerja yang baru bergabung di proyek CitraRaya City. Memberikan pemahaman bahwa HSE Care merupakan sebuah wadah bersosialisasi dan saling memberikan informasi mengenai info-info seputar kesehatan, keselamatan dan budaya kerja yang ada di masing-masing setiap proyek. HSE Talk yang menjadi agenda rutin untuk menyampaikan informasi K3 sebelum memulai pekerjaan di proyek.

Tim management CitraRaya City Jambi juga mengadakan HSE Scoring yang mana menjadi bentuk penilaian terhadap penerapan budaya K3 di area proyek. Lalu Safety Briefing, sebuah wadah untuk bisa saling bertukar pikiran dan wawasan mengenai seputar budaya K3. Ada juga HSE Reward, yang merupakan sebuah penghargaan untuk penerapan K3 terbaik dan budaya 5R di lingkup kerja. HSE Inspector CitraRaya City Jambi, Amridiansyah yang mengkoordinir penerapan HSE di proyek CitraRaya City Jambi dalam menciptakan budaya kerja yang aman, nyaman dan sehat. telah melakukan secara rutin mengawasi dan melakukan training-training HSE di lingkungan proyek.

Selain itu juga, penerapan budaya 5R di area kerja perkantoran maupun proyek yang melibatkan karyawan, maupun pekerja yang ada di lapangan untuk bisa selalu membuat lingkungan kerja menjadi aman,nyaman dan sehat.