Tag: HSE

CitraRaya City Berkomitmen Menjalankan Protokol Mitigasi Covid19

Coronavirus atau novel coronavirus 2019 (2019-nCoV), sudah menyerang di berbagai negara dengan jumlah orang yang terinfeksi ratusanribu sampai saat ini(23 Maret 2020), CitraRaya City Jambi berkomitmen dalam menjalankan protokol mitigasi COVID 19, upaya ini dilakukan agar mengurangi kemungkinan menambah orang yang akan terjakit oleh COVID 19 ini.

CitraRaya City melakukan beberapa protokol bagi karyawan yang akan masuk kantor dan termasuk pada konsumen yang datang ke City Marketing Office, berikut protokol yang dijalankan :
1. Pemeriksaan suhu tubuh maksimal 37.5 C
2. Mengganti jabat tangan dengan salam namaste.
3. Mencuci tangan secara ruting dengan sabun.
4. Gunakan tangan atau tissue untuk menutup hidung dan mulut saat bersin dan batuk
5. Hindari menyentuh mata, mulut, dan hidung secara langsung.

 

Selain itu kita juga harus ikut serta melakukan langkah-langkah pencegahan untuk diri sendiri dan keluarga, berikut ini beberapa upaca pencegahan yang dapat kita lakukan :

Mari bersama mewujudkan perilaku hidup sehat dan bersih, bersama melawan COVID 19. Kita sebaiknya tetap tenang dan tidak panik, namun tetaplah waspada terutama bila anda/ salah satu anggota keluarga anda mengalami gejala serupa, sebaiknya segera konsultasi kedokter Spesialis Paru pemeriksaan lebih lanjut atau bisa hubungi layanan IGD/Emergency di Hotline RSUD Raden Mattaher Jambi di 0741- 61692 / 61694

Antisipasi Pencegahan Virus Corona Pada Diri Sendiri

Penyebaran virus corona menjadi perhatian banyak orang, termasuk di Indonesia. Ketika 2 WNI positif terinfeksi virus corona, masyarakat berbondong-bondong untuk membeli masker dan hand sanitizer. Namun, apakah masker dan hand sanitizer dapat melindungi masyarakat dari virus ini?

WHO menyarankan langkah perlindungan dasar terhadap virus corona. Langkah pertama yang disarankan adalah mencuci tangan sesering mungkin. Langkah ini disarankan karena mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh akan membunuh virus yang mungkin ada di tangan. Pemerintah Indonesia pun dari kementerian kesehatan mentarankan jaga diri dari virus corona dengan GERMAS(Gerakan Masyarakan Sehat)

Berikut tata cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO:

1. Tuang sabun pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar.
2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian
3. Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih
4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci
5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian
6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan

Jika dalam kondisi tertentu, tidak ada air dan sabun atau tidak dapat menggunakan air dan sabun untuk membersihkan tangan, solusi lainnya adalah gunakan hand sanitizer.

 

Waspada Virus Corona

#SmartCustomer sudah tau maraknya informasi mengenai korban jiwa yang berjatuhan akibat epidemik Virus Corona?

Dikutip dari website Kementrian Kesehatan Sejak 30 Desember 2019 sampai 17 Maret 2020 pukul 08.00 WIB terdapat 1230 jumlah orang di periksa dengan hasil pemeriksaan yaitu 1083 orang negatif, 13 orang dalam proses pemeriksaan, 134 orang positif COVID-19, 8 orang sembuh dan 5 orang meninggal

Novel Coronavirus (2019-nCoV) adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan yang merupakan keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS.

Pneumonia sendiri adalah infeksi atau peradangan akut dijaringan paru yang disebabkan oleh berbagai penyebab seperti bakteri, virus, parasite dan jamur. Pneumonia tersebut dapat menyerang siapa saja, baik balita, anak-anak, remaja, dewasa muda, dan lanjut usia dengan berbagai gejala seperti batuk, produksi dahak yang berlebih, pilek, demam, sakit tenggorokan,  sesak sulit bernapas dan diare. Terkait pencegahan pneumonia yang sedang outbreak saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah kasus ini karena pneumonia pada kasus outbreak saat ini disebabkan oleh coronavirus jenis baru.

Menyikapi merebaknya kasus pneumonia berat akibat Novel Coronavirus (2019-nCoV) tersebut, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyarankan beberapa hal upaya pencegahan untuk waspada corona virus, antara lain :

  1. Mencuci tangan secara teratur dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan alcohol 70-80% handrub.
  2. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut apabila belum mencuci tangandengan sabun atau handrub.
  3. Mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh daging. Memasak daging secara matang sempurna.
  4. Gunakan masker dengan benar ketika memiliki gejala batuk / pilek.
  5. Menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika bersin atau batuk. Segera buang tisu ke tempat sampah.
  6. Konsumsi gizi seimbang dengan konsumsi buah dan sayur
  7. Ketika memiliki gejala batuk, pilek dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan

Ayo #SmartCustomer mari kita lakukan proteksi diri dengan mengenali gejala dan upaya pencegahan. Kita harus tetap tenang dan tidak panic namum tetap waspada, jangan lupa sampaikan informasi ini kepada orang-orang yang kita sayangi.

Prioritaskan Keselamatan & Kesehatan Pekerja

Tim yang kuat menjadi sebuah pilar utama keberhasilan pembangunan sebuah proyek berkualitas. Untuk itu, kesehatan, keselamatan serta dukungan lingkungan sehat para pekerja saat melakukan pekerjaannya selama berbulan – bulan haruslah mendapat perhatian khusus. Budaya inilah yang terus dikembangkan saat membangun kawasan CitraRaya City Jambi.

Beberapa kejadian yang sering kita lihat di sebuah berita saat seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja sangat memprihatinkan. Bahkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat angka kecelakaan kerja di Indonesia cenderung terus meningkat. Inilah yang menjadi konsentrasi pihak pengembang Ciputra Group untuk memberikan apresiasi terhadap tim pekerja dalam proses pembangunan sebuah proyek.

Dan menyadari tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia yang cenderung terus meningkat, sejak tahun 2015 Ciputra Group melembagakan pelaksanaan Health, Safety, and Environment Management (HSE) sebagai budaya kerja yang berkesinambungan dalam lingkup kerja proyek residensial PT. Ciputra Residence, para kontraktor serta seluruh mitra kerja strategis untuk mencapai target zero accident dan zero loss time injury.

MENUMBUHKAN BUDAYA HSE DI CITRARAYA CITY

Kawasan hunian CitraRaya City Jambi yang merupakan anak bagian dari proyek Ciputra Group, telah menumbuhkan dan memastikan budaya kesehatan dan keselamatan kerja dapat terjamin keberlangsungannya, khususnya di proyek Jambi.

Penerapan budaya Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3) PT. Ciputra Residence di kawasan ini terbilang berhasil menekan angka kecelakaan dari tahun ke tahun. Berita bagusnya, di bulan November, CitraRaya City Jambi berhasil mencapai zero accident yang mana pencapaian ini diapresiasi oleh PT. Ciputra Residence melalui penghargaan HSE AWARD ke 5 yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1, Jakarta.

Penghargaan tersebut berhasil diraih dan dicapai melalui sebuah proses yang membutuhkan kedisiplinan dengan melakukan penerapan budaya K3 di proyek secara berkala, seperti HSE Introduction, tentang pengenalan dasar-dasar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada karyawan maupun para kerja yang baru bergabung di proyek CitraRaya City. Memberikan pemahaman bahwa HSE Care merupakan sebuah wadah bersosialisasi dan saling memberikan informasi mengenai info-info seputar kesehatan, keselamatan dan budaya kerja yang ada di masing-masing setiap proyek. HSE Talk yang menjadi agenda rutin untuk menyampaikan informasi K3 sebelum memulai pekerjaan di proyek.

Tim management CitraRaya City Jambi juga mengadakan HSE Scoring yang mana menjadi bentuk penilaian terhadap penerapan budaya K3 di area proyek. Lalu Safety Briefing, sebuah wadah untuk bisa saling bertukar pikiran dan wawasan mengenai seputar budaya K3. Ada juga HSE Reward, yang merupakan sebuah penghargaan untuk penerapan K3 terbaik dan budaya 5R di lingkup kerja. HSE Inspector CitraRaya City Jambi, Amridiansyah yang mengkoordinir penerapan HSE di proyek CitraRaya City Jambi dalam menciptakan budaya kerja yang aman, nyaman dan sehat. telah melakukan secara rutin mengawasi dan melakukan training-training HSE di lingkungan proyek.

Selain itu juga, penerapan budaya 5R di area kerja perkantoran maupun proyek yang melibatkan karyawan, maupun pekerja yang ada di lapangan untuk bisa selalu membuat lingkungan kerja menjadi aman,nyaman dan sehat.

 

Memperingati Bulan K3 CitraRaya City Mengadakan Lomba K3

Dalam Rangka Memperingati Bulan K3 di tahun 2020 (12 Januari – 12 Februari 2020) setelah sebelumnya telah mengadakan Upacara secara serentak semua proyek PT. CIPUTRA RESIDENCE, berikutnya beberapa proyek  juga menyelenggarakan beberapa kegiatan yang berkonsep edukasi dengan prinsip-prinsip kerja sesuai dengan ketentuan K3 dalam bentuk kegiatan lomba dengan mengikut sertakan para pekerja proyek.

Ada 2 kegiatan lomba yang sudah dilakukan antara lain;
– Lomba menyusun Skapolding dan penggunaan Body Harness
– Lomba cerdas cermat dengan konsep Rangking Satu

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para pekerja yang selama ini telah melaksanakan program K3 dalam rutinitas pekerja sehari-hari. Dengan adanya suasana kebersamaan dan penuh kegembiraan ini akan membuat para pekerja merasa nyaman dan mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan penerapan program K3 khususnya didalam proyek CitraRaya City.

Ciputra Grup serius dalam menerapkan Health,safety and environment(HSE) kepada karyawan, mitra , kontraktor dan stakeholder lainnya untuk berkomitmen menerapkan budaya Health, Safety and Environment, untuk mencapai zero accident dan zero loss time injury dalam setiap pembangunan proyek Ciputra Grup”. Terbukti sejak tahun 2015 Ciputra Grup menyelenggarakan Health, Safety & Environment (HSE) Award untuk mengapresiasikan dalam mengimplementasikan budaya HSE dengan baik.

Upacara Memperingati Bulan K3 2020

Senin, 13 Januari 2020 CitraRaya City Jambi melaksanakan Upacara dalam rangka memperingati bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Tahun 2020 yang dilakukan serentak disetiap proyek lain di Ciputra Group, upacara ini diikuti oleh team pengawas, kontraktor dan para pekerja lapangan. Inspektur upacara ini adalah Bpk. Andi Kurniawan, Deputi General Manager CitraRaya City Jambi.

Ciputra Grup serius dalam menerapkan Health,safety and environment(HSE) kepada karyawan, mitra , kontraktor dan stakeholder lainnya untuk berkomitmen menerapkan budaya Health, Safety and Environment, untuk mencapai zero accident dan zero loss time injury dalam setiap pembangunan proyek Ciputra Grup”. Terbukti sejak tahun 2015 Ciputra Grup menyelenggarakan Health, Safety & Environment (HSE) Award untuk mengapresiasikan dalam mengimplementasikan budaya HSE dengan baik.

5th HSE Awards 2019; CitraRaya City Mendapatkan Penghargaan di 3 Kategori

Memasuki tahun kelima, PT. Ciputra Residence menjadikan program Health, Safety & Environment (HSE) sebagai budaya kerja disetiap proyek pembangunannya. Program ini diharapkan mampu menciptakan kedisplinan dalam mencapai target zero accident dan zero loss time injury. Ciputra Residence pun menggelar HSE AWARD 2019 yang bisa dijadikan sebagai protofolio oleh para kontraktor dan sub kontraktor dalam menghadapi persaingan global di masa depan.

Ini adalah pertama kalinya proyek CitraRaya City ikut serta dalam HSE AWARD dan sekaligus mendapatkan penghargaan sebagai;
1. Contractors With Zero Accident.
2. The Commencement Of HSE Implementation.
3. Ciputra Supervisor With The Most HSE Awarness.

Ada 3 kontraktor yang bekerjasama dengan CitraRaya City dan berhasil mendapatkan penghargaan tersebut diantranya; CV. Bangun Jaya Abadi, CV. Bayu Putra Mandiri dan PT. Chandra Persada.

HSE Inspector CitraRaya City Jambi, Amridiansyah yang mengkoordinir penerapan HSE di proyek CitraRaya City dalam menciptakan budaya kerja yang aman, nyaman dan sehat. Dengan rutin mengawasi dan melakukan training-training HSE di lingkungan proyek.

5th HSE Awards 2019; Health, Safety & Environment Akar Budaya PT Ciputra Residence Ciptakan Zero Accident

Jakarta (13/11/2019) – Memasuki tahun kelima, PT Ciputra Residence telah menjadikan program Health, Safety & Environment  (HSE) sebagai akar budaya dalam setiap denyut pembangunannya. Selain mampu menciptakan kedisiplinan dalam mencapai target zero accident dan zero loss time injury, juga dijadikan sebagai portofolio oleh para kontraktor dan sub kontraktor dalam menghadapi persaingan global di masa depan.

Director PT Ciputra Residence, Lalitya Ciputra Sastrawinata mengatakan, program Health, Safety & Environment  (HSE) PT Ciputra Residence yang merupakan pilot project telah dijadikan acuan dalam setiap pengembangan proyek Ciputra Group di Indonesia maupun mancanegara.

“Penerapan HSE, memberikan perubahan dan juga manfaat yang sangat besar bagi kita semua. Untuk itu, HSE harus menjadi akar budaya dan menerapkannya baik dalam kehidupan pekerjaan maupun aktivitas lainnya. PT Ciputra Residence menganggap penting akan hal tersebut, salah satunya adalah dengan memberikan penghargaan kepada semua yang terlibat dalam pembangunan di seluruh proyek PT Ciputra Residence,” kata Lalitya dalam sambutan pembukaan acara “PT Ciputra Residence HSE Awards 2019” di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1, Jakarta, Rabu, 13 November 2019.

Menurut Lalitya, sejalan dengan tema PT Ciputra Residence HSE Awards  2019 Spirit of Continuous Health, Safety and Environment Improvement for Business Sustainability” gerak pembangunan di PT Ciputra Residence tidak hanya menitikberatkan kepada sustainability dengan berpedoman pada EcoCulture yang telah dibangun sejak 2011 lalu. Proses pembangunannya juga mengedepankan budaya Health, Safety and Environment (HSE), atau Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang terukur dalam menciptakan zero accident.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat, pada tahun 2017 angka kecelakaan kerja yang dilaporkan mencapai 123.041 kasus, sementara sepanjang 2018 mencapai 173.105 kasus dengan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 1,2 triliun. Menurut Lalitya, kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaran lingkungan. Namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Lebih jauh lagi, kecelakaan kerja juga mempengaruhi indeks pembangunan manusia dan daya saing nasional.

Tahun ini, lanjut Lalitya, PT Ciputra Residence melakukan Continuous Improvement dalam pekerjaan diketinggian sebagai bagian komitmen perusahaan dalam penerapan Health, Safety and Environment (HSE). Hal ini diwujudkan dalam peningkatan standar alat pengaman dan alat kerja dalam pekerjaan diketinggian, serta penambahan training external untuk menambah pengetahuan di pekerjaan diketinggian.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menekan angka kecelakaan. Ciputra Residence sadar betul akan hal ini, utamanya HSE yang kita gaungkan ini untuk menumbuhkan dalam diri masing-masing mitra kontraktor kita untuk mengutamakan K3L (Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan). Ciputra Residence terus berupaya untuk mengingatkan sekaligus menumbuhkan budaya HSE ini lebih mengakar lagi dalam setiap gerak pembangunan yang dilaksanakan oleh para mitra kontraktor dan sub kontraktor,” jelas Lalitya.

Lalitya menambahkan, PT Ciputra Residence HSE Awards 2019 akan memberikan apresiasi kepada 42 kontraktor dan sub-kontraktor. Seluruhnya telah melewati tahap penilaian sepanjang 2018-2019 untuk menjadi yang terbaik. Dasar penilaian awarding tahun ini dibagi dalam 9 kategori pemenang dan satu kategori apresiasi.

Lalitya meyakini, keberhasilan PT Ciputra Residence dalam menjalankan program HSE ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dan berbagai pihak terkait, dalam hal ini para mitra kontraktor yang telah bersama-sama mengimplementasikan, serta membudayakan HSE dalam setiap pekerjaannya. Hasilnya, sepanjang 2018 dan 2019, PT. Ciputra Residence mampu menekan angka kecelakaan kerja secara maksimal menuju zero accident and zero loss time injury.

“Budaya HSE PT Ciputra Residence berbanding lurus dengan langkah pemerintah melalui kementerian ketenagakerjaan dalam mendorong berbagai pihak untuk semakin berperan aktif menurunkan tingkat kecelakaan kerja di Indonesia. Langkah PT Ciputra Residence menggelar Health, Safety & Environment Awards 2019 bertujuan untuk menyukseskan program Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3) Tahun 2020. Sekaligus merupakan salah satu kunci untuk mencapai 2030 Agenda for Sustainable Development Goals (SDG), terutama untuk pencapaian SDG 3 (Good Wealth and Well-Being) dan SDG8 (Decent Work and Economic Growth),” jelas Lalitya.

PT Ciputra Residence Terapkan HSE Ketat Bagi Para Kontraktornya

Hal senada juga disampaikan Associate Director PT Ciputra Residence, Merry Lantani. Menurutnya, perusahaan sangat mendukung berbagai langkah pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbudaya HSE. Untuk itu, dalam pelaksanaanya PT Ciputra Residence menekankan agar semua pihak harus turun tangan untuk bekerja sama serta mengimplementasikannya, agar budaya HSE di tempat kerja dan lingkungan masyarakat umum di seluruh proyek PT Ciputra Residence benar-benar terwujud.

“Kami telah mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan yang komit dan secara berkelanjutan sejak 2015 memberikan apresiasi kepada para mitra kontraktor yang telah melaksanakan budaya HSE secara konsisten. Kami juga meyakini, dengan adanya program HSE yang dijalankan dengan baik maka kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat ditekan dan biaya-biaya yang tidak perlu dapat dihindari sehingga dapat tercapai suasana kerja yang aman, nyaman, sehat, dan puncaknya tentu dapat meningkatnya produktivitas kerja,” kata Merry.

 

Menurut Merry, pihaknya merasa bangga menjadi pengembang pertama di Indonesia yang menyelenggarakan HSE Awards (sejak 2015). PT Ciputra Residence menerapkan Management HSE secara ketat bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan regulasi dan komitmen dengan pihak ketiga, namun lebih kepada kepedulian perusahaan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik.

Bagi PT Ciputra Residence, implementasi Heath, Safety & Environment Management merupakan instrumen investasi perusahaan dalam memperlancar proses produksi, bukan sebagai cost yang membebani anggaran proyek. Oleh karena itu, PT Ciputra Residence sejak 2015 setiap kontraktor yang akan menjadi mitra kerja diwajibkan memiliki komitmen yang sama dengan PT. Ciputra Residence untuk menjalankan HSE sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

“Saat ini, semua kontraktor dan subkontraktor yang mengerjakan proyek-proyek Ciputra Residence kami wajibkan untuk memahami dan mengimplementasikan HSE dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, kita bersama-sama mampu melindungi pekerja kita yang merupakan aset perusahaan dari kecelakaan kerja,” kata Merry.

Penerapan manajemen HSE di lingkungan PT Ciputra Residence berdampak positif terhadap prosedur kerja perusahaan, sehingga terjamin kualitas hasil kerjanya. Tidak hanya itu, beberapa mitra kontraktor baru yang menjadi kandidat dalam proses penilaian semakin bertambah dan tidak sedikit pula yang berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Awards tahun ini.

“HSE merupakan hal yang wajib diterapkan kepada para kontraktor kami. Ketegasan ini sebagai bentuk kesungguhan dan tanggung jawab kami untuk menciptakan lingkungan serta kualitas kerja yang baik,” pungkas Merry.

4th HSE Awards 2018; Tahap Pendewasaan Budaya Health, Safety & Environment PT Ciputra Residence

Jakarta (10/10/2018) – Memasuki tahun keempat, PT Ciputra Residence secara continue melaksanakan program Health, Safety & Environment Awards 2018 (HSE Awards 2018).  Dalam awarding tahun ini sebanyak 42 kontraktor dan sub-kontraktor yang bekerjasama dengan PT Ciputra Residence akan dinilai untuk menjadi yang terbaik, yang dibagi ke dalam 8 kategori pemenang dan satu kategori apresiasi.

HSE Awards 2018 ini merupakan tahap pendewasaan bagi PT Ciputra Residence dalam mengimplementasikan sekaligus membudayakan budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) atau HSE di setiap denyut pembangunan proyek yang dilaksanakannya.

Keberhasilan PT. Ciputra Residence dalam menjalankan program HSE ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dan berbagai pihak terkait, dalam hal ini para mitra kontraktor yang telah bersama-sama mengimplementasikan, serta membudayakan HSE dalam setiap pekerjaannya. Hasilnya, sepanjang 2017 dan 2018, PT. Ciputra Residence mampu menekan angka kecelakaan kerja secara maksimal menuju zero accident and zero loss time injury.

Budaya HSE PT Ciputra Residence berbanding lurus dengan langkah pemerintah melalui kementerian ketenagakerjaan dalam mendorong berbagai pihak untuk semakin berperan aktif menurunkan tingkat kecelakaan kerja di Indonesia. Langkah. PT Ciputra Residence dengan menggelar  Health, Safety & Environment Awards 2018 (HSE Awards 2018) dinilainya sebagai wujud serta mendorong upaya pemerintah dalam mensukseskan program “Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020”.

Tercatat, berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan jumlah kasus kecelakaan kerja di Indonesia terus menurun. Tahun 2015 terjadi kecelakaan kerja sebanyak 110.285 kasus, sedangkan tahun 2016 sejumlah 105.182 kasus, sehingga mengalami penurunan sebanyak 4,6%. Sedangkan sampai Agustus tahun 2017 terdapat sebanyak 80.392 kasus.

Director PT Ciputra Residence, Mary Octo Sihombing mengatakan, perusahaan sangat mendukung berbagai langkah pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbudaya HSE. Untuk itu, dalam pelaksanaanya PT Ciputra Residence menekankan agar semua pihak harus turun tangan untuk bekerja sama serta mengimplementasikannya, agar budaya HSE di tempat kerja dan lingkungan masyarakat umum di seluruh proyek proyek PT Ciputra Residence benar-benar terwujud.

”Penerapan budaya HSE merupakan bagian integral pembangunan nasional untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Indonesia. Kami di PT Ciputra Residence juga menyadari betul pentingnya penerapan budaya HSE dalam setiap pembangunan proyek kami. Dan acara yang kita laksanakan hari ini merupakan wujud apresiasi yang kami berikan kepada seluruh mitra kontraktor kami yang secara sadar dan berkomitmen mewujudkan budaya HSE dengan baik,” kata Mary Octo saat memberikan keterangan pers di hadapan sejumlah awak media, di acara “PT Ciputra Residence HSE Awards 2018” di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1 Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Wajib Jalankan HSE
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Associate Director PT Ciputra Residence Lalitya Ciputra Sastrawinata menjelaskan, sebagaimana tema pokok bulan K3L yang digemakan oleh pemerintah tahun ini ”Melalui Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kita Bentuk Bangsa yang Berkarakter”, PT Ciputra Residence telah mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan yang komit dan secara berkelanjutan sejak 2015 memberikan apresiasi kepada para mitra kontraktornya yang telah melaksanakan budaya HSE secara konsisten.

“Apabila HSE terlaksana dengan baik maka kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat ditekan, biaya-biaya yang tidak perlu dapat dihindari sehingga dapat tercapai suasana kerja yang aman, nyaman, sehat, dan klimaknya tentu dapat meningkatnya produktivitas kerja,” kata Lalitya.

Menurut Lalitya, pihaknya merasa bangga menjadi sebagai pengembang pertama di Indonesia yang menyelenggarakan HSE Awards (sejak 2015). PT Ciputra Residence menerapkan HSE Management secara ketat bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan regulasi dan komitmen dengan pihak ketiga, namun lebih kepada kepedulian perusahaan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik.

Bagi PT Ciputra Residence, lanjut dia, implementasi Heath Safety & Environment Management merupakan instrumen investasi perusahaan dalam memperlancar proses produksi, bukan sebagai cost yang membebani anggaran proyek. Oleh karena itu, PT Ciputra Residence sejak 2015 setiap kontraktor yang akan menjadi mitra kerja diwajibkan memiliki komitmen yang sama dengan PT. Ciputra Residence untuk menjalankan HSE sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

“Saat ini, semua kontraktor dan subkontraktor yang mengerjakan proyek-proyek Ciputra Residence kami wajibkan memahami dan implementasi HSE dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, kita bersama-sama mampu melindungi pekerja kita dari kecelakaan kerja yang merupakan aset perusahaan,” kata Lalitya.

Penerapan manajemen HSE di lingkungan PT Ciputra Residence berdampak positif terhadap prosedur kerja perusahaan, sehingga terjamin kualitas hasil kerjanya. Tidak hanya itu, beberapa mitra kontraktor baru yang menjadi kandidat dalam proses penilaian semakin bertambah dan tidak sedikit pula yang berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Awards tahun ini.

“Hal ini juga sebagai pemicu bagi para mitra kontraktor lainnya untuk saling berlomba menjadi yang terbaik dalam memahami dan menjalankan program ini dengan bersunggguh-sungguh dan bertanggung jawab.” tandasnya.

Workshop Entrepreneurship For The Nation #1

Ciputra Creative Forum Jambi(CCF) adalah sebuah program inspirasi, edukasi, dan mahasiswa maupun non-mahasiswa Jambi dimana bertujuan untuk menciptakan entrepreneur-entrepreneur muda yang mampu menciptakan unit bisnis baru dan lapangan pekerjaaan untuk masyarakat serta memberikan dampak untuk bangsa. Ciputra Creative Forum mengadakan Workshop dengan tema “Entrepreneurship For The Nation” pada hari Kamis, 29 Maret 2018 dengan para peserta dari STIE Muhammadiyah Jambi bertepat di Coworking Space, Jl. Raya Boulevard Blok. A 06-16 CitraRaya City Mendalo Jambi.

Dalam Workshop entrepreneurship For The Nation, bisa membangun dan membangkitkan jiwa-jiwa entrepreneur mahasiswa untuk bisa mengembangkan sebuah bisnis dan menjadi seorang entrepreneur sejati. Nantikan workshop-workshop berikutnya yang akan di adakan oleh CCF Jambi, atau kampus kalian ingin ikutan? Follow Instagramnya @ccf.jambi.