Tag: jalan ness

Citra Bukit Raya, Gaya Modern Minimalis

Saat ini gaya arsitektur modern minimalis jadi favorit. Selain bentuknya yang lebih ‘masa kini’, model tipe ini mengutamakan fungsional dan efisiensi memberikan keuntungan tersendiri bagi pemiliknya.
Gaya modern dan gaya minimalis memiliki prinsip utama, yaitu fungsional dan efisiensi. Bangunan harus dapat memaksimalkan aktivitas penghuninya dan efisiensi dapat diterapkan di berbagai hal seperti biaya, waktu pengerjaan dan maintenance bangunan itu sendiri.
Gaya minimalis modern ini bisa dibilang sebagai refleksi dari gaya hidup masyarakat jaman sekarang yang segala sesuatunya lebih praktis, efisien dan efektif.


Bentuk Kubisme
Pada bagian fasad rumah, anda tidak akan menemukan ukiran rumit seperti pada bangunan klasik. Gaya arsitektur ini lebih mengedepankan bentuk-bentuk kubisme yang dianggap paling fungsional dan efisien untuk aktifitas penghuninya. Walaupun begitu, bentuk ini diolah dengan baik sehingga terlihat lebih dinamis dan tidak kaku. Dengan sentuhan kreatifitas, bentuk-bentuk geometris dan kubisme seperti sudut siku-siku yang tegas dan dinding tegak tetap dapat membangun kesan mewah yang sama dengan bangunan klasik.
untuk meminimalisir penggunaan AC, dibuat jendela-jendela dengan ukuran yang besar agar udara yang masuk lebih banyak dan membuat ruangan lebih nyaman. Penataan landsape juga dibuat minimalis agar mengurangi perawatannya seperti untuk tanaman yang berukuran besar, biasanya hanya digunakan untuk local point saja. Jika dulu penggunaan ornament sangat dilarang, sekarang hal tersebut digunakan kembali namun dengan bentuk yang lebih sederhana dan sifatnya geometrik.

Furnitur Yang Fungsional
Tidak hanya dalam desain rumah, gaya minimalis modern juga diterapkan pada penggunaan furniture. Sesuai dengan prinsip utamanya, pemilihan dan peletakkan furniture pun disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan penghuninya.
contohnya seperti pada ruang keluarga akan hanya ada sofa, meja tengah dan satu televise. Ruang makan akan bergabung dengan dapur. Furniture pun dipilih yang desainnya simple, tanpa ukiran atau hiasan yang berlebihan supaya lebih leluasa bergerak di rumah. Penggunaan sekat juga diminimalisir sehingga ruangan akan terasa lebih luas dan terbuka.
untuk mengurangi penggunaan lampu, sinar matahari sangat dimanfaatkan pada rumah bergaya minimalis modern. Dengan pencahayaan yang tepat dan baik, ruangan akan tetap terang dan bisa mendapatkan efek dramatis pada pagi atau sore hari saat matahari masuk dari sisi samping rumah.

Cerdas Mengombinasikan Warna
Pemilihan warna di bagian interior dan eksterior bangunan, rumah bergaya minimalis modern biasanya akan didominasi dengan warna netral seperti putih, abu-abu, cream dan warna netral lainnya. Warna putih dan abu-abu sering digunakan sebagai warna dominasi karena mampu membangun kesan yang minimalis dan elegan. Selain itu, warna putih juga dapat membuat ruangan lebih terlihat bersih dan luas.
seiring berkembangnya jaman, penggunaan satu warna mulai bergeser dan dikombinasikan dengan dua hingga tiga warna. Warna netral mulai berani didampingkan dengan warna-warna yang lebih kuat. Warna terang seperti kuning dan hijau atau warna gelap seperti ungu tua dan coklat dapat menjadi pilihan untuk dikombinasikan dengan warna netral tersebut. Untuk rumah yang berukuran kecil, penggunaan warna terang lebih diutamakan agar ruangan terlihat lebih luas.

Tempat Nongkrong Baru Di CitraRaya City

Tak dapat dipungkiri, gaya hidup masyarakat modern membuat kafe semakin laris dijadikan tempat untuk berkumpul dan mengobrol, berkerja, atau sekadar bersantai. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, CitraRaya City memberi referensi tempat nongkrong baru lewat Little Talk Coffe yang berlokasi di kawasan bundaran Jalan Raya Boulevard.

Mengusung konsep homey dan santai, café ini menyajikan aneka macam kopi serta aneka menu makanan, mulai makanan ringan hingga makanan berat ala Indonesia dan Westren. Pembangunan Little Talk Coffe telah memasuki tahap pengerjaan sejak awal Februari 2018 dan telah mencapai 80% dan akan direncanakan selesai pada pertengahan tahun 2018.

Serunya Bermain, Bersantai dan Berolahraga di ECOPARK

CitraRaya City sebagai sebuah kota mandiri dalam melaksanakan pembangunannya selalu berorientasi kepada green environment yang merupakan implementasi dari program EcoCulture yang dicanangkan oleh induk perusahaannya PT Ciputra Residence.

Melalui program EcoCulture, CitraRaya City tidak hanya menyediakan kawasan hunian yang ramah lingkungan, tapi juga menerapkan budaya green living dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan menghadirkan sebuah taman bernama EcoPark CitraRaya City.

Taman seluas kurang lebih 1 hektare ini terletak di segitiga emas antara kawasan perumahan dengan fasilitas-fasilitas penunjang lain di CitraRaya City. EcoPark meyediakan ruang terbuka hijau untuk masyarakat umum, khususnya warga CitraRaya City.

Beragam fasilitas rekreasi dan olahraga outdoor tersedia di taman ini, mulai dari jogging track,pull up bar, monkey bar, area panahan, area reflexology, dan wahana permainan air. Selain berolahraga dan menikmati permainan di laguna, EcoPark juga menjadi wadah untuk berkumpul bersama teman dan keluarga ditemani dengan suasana asri dan sejuk. Menariknya, terdapat aneka pilihan kuliner di sekitar EcoPark yang wajib untuk dicicipi.

Jalan CitraRaya City – Ness Rampung 100%

Mudik tahun ini, tidak perlu khawatir sama kemacetan. Terlebih lagi kawasan mendalo saat ini sudah sering mengalami kemacetan panjang dan sangat mengganggu aktivitas kita yang selalu mengutamakan ketepatan waktu.

Seperti yang sebelumnya CitraRaya City telah memulai pengerjaan jalan CitraRaya City- Ness sejak bulan Februari, akhirnya telah rampung 100%. Deputi GM CitraRaya City Mendalo Jambi, Andi Kurniawan mengatakan Jalan ini dibangun sepanjang 7,5 km dan bisa dilalui masyarakat jambi yang ingin menuju wilayah barat jambi. Jalur ini hanya bisa dilalui mobil pribadi saja, mobil Truk dilarang melewati jalan ini.

Jalan CitraRaya City-Ness dibangun bertujuan sebagai pengurai kemacetan yang sering terjadi di depan Universitas Jambi Mendalo dan Sungai Duren. Dengan adanya Jalan Alternatif ini sangat menghemat jarak dan waktu tempuh. Waktu tempuh saat untuk melewati jalan ini cukup memakan waktu 20 menit saja.

Bagaimana, sudah siap mudik tahun ini? Jangan lupa utamakan Keselamatan.